TMMD ke-128 Sragen Bedah Rumah RTLH, Warga Desa Puro Ketiban Berkah
Program TMMD ke-128 Kodim 0725/Sragen membangun rumah tidak layak huni (RTLH) di Desa Puro, Karangmalang. Warga penerima bantuan mengaku bersyukur atas peningkatan kualitas hunian dan kesejahteraan.
SRAGEN, JAGOK.CO – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Tahun Anggaran 2026 yang digelar oleh Kodim 0725/Sragen kembali membawa dampak nyata bagi masyarakat. Salah satu sasaran fisik yang menjadi prioritas dalam kegiatan ini adalah pembangunan dan renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik warga kurang mampu.
Pada Sabtu (25/04/2026), personel Satgas TMMD mulai melakukan pembongkaran sekaligus pembangunan rumah milik warga di Desa Puro, Kecamatan Karangmalang, Kabupaten Sragen. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen TNI dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pembangunan infrastruktur berbasis gotong royong.
Salah satu penerima manfaat program RTLH tersebut adalah Bapak Diri Martono. Ia mengaku sangat bersyukur dan tidak pernah menyangka rumahnya akan mendapatkan bantuan pembangunan melalui program TMMD Reguler ke-128 ini. Baginya, bantuan tersebut merupakan berkah besar di tengah keterbatasan ekonomi yang selama ini dihadapi bersama keluarga.
“Alhamdulillah, saya bersama keluarga sangat bersyukur dan mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada TNI, khususnya Kodim 0725/Sragen. Rumah kami yang sebelumnya sudah tidak layak huni, kini mulai dibangun kembali. Ini benar-benar berkah bagi kami,” ungkapnya dengan penuh haru.
Program bedah rumah RTLH dalam TMMD tidak hanya menghadirkan pembangunan fisik semata, namun juga memperkuat nilai kebersamaan antara TNI dan masyarakat. Hal tersebut terlihat dari keterlibatan aktif warga setempat yang bahu membahu bersama personel Satgas TMMD dalam proses pengerjaan.

Babinsa Desa Puro menyampaikan bahwa semangat gotong royong menjadi kunci utama dalam percepatan pembangunan RTLH tersebut. Menurutnya, pekerjaan berat akan terasa ringan jika dilakukan secara bersama-sama.
“Pekerjaan ini terasa ringan dan cepat selesai karena dikerjakan secara bersama-sama. TNI dan warga saling bahu membahu, menunjukkan semangat kebersamaan yang luar biasa dalam menyelesaikan pembangunan rumah ini,” ujarnya.
Sementara itu, Danramil melalui Babinsa juga menjelaskan bahwa program RTLH dalam TMMD ke-128 ini bertujuan untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat, khususnya warga kurang mampu yang selama ini tinggal di rumah tidak layak huni. Program ini merupakan bagian integral dari sasaran fisik TMMD yang tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur umum, tetapi juga menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat.
Lebih lanjut, pihak TNI berharap melalui program TMMD ini, kesejahteraan masyarakat dapat meningkat secara signifikan, serta mampu menciptakan lingkungan hunian yang sehat, aman, dan layak.
“Harapan kami, setelah pelaksanaan TMMD ke-128 ini selesai, tidak ada lagi warga di wilayah binaan Kodim 0725/Sragen yang tinggal di rumah tidak layak huni. Ini menjadi komitmen bersama untuk mewujudkan kehidupan masyarakat yang lebih baik,” tegasnya.
Program TMMD ke-128 Tahun 2026 ini menjadi bukti nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam membangun desa. Tidak hanya mempercepat pembangunan, tetapi juga mempererat hubungan sosial, menumbuhkan semangat gotong royong, serta menghadirkan harapan baru bagi masyarakat yang membutuhkan.
























