Sekda Inhu Lantik Kepala UPT Puskesmas
Sekda Inhu Zulfahmi Adrian melantik sejumlah Kepala UPT Puskesmas di lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Inhu. Ia mendorong inovasi pelayanan kesehatan, penguatan integritas ASN, serta perubahan pola kerja demi pelayanan publik yang lebih berkualitas.
INHU, JAGOK.CO – Sekretaris Daerah Kabupaten Indragiri Hulu atau Sekda Inhu, Zulfahmi Adrian, mewakili Bupati Indragiri Hulu, secara resmi melantik sejumlah Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas di lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Inhu. Prosesi pelantikan berlangsung khidmat di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hulu, Senin (20/4/2026).
Pelantikan Kepala UPT Puskesmas ini menjadi bagian penting dalam upaya Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu memperkuat kualitas pelayanan kesehatan masyarakat hingga ke tingkat kecamatan dan desa. Sebagai garda terdepan layanan kesehatan dasar, Puskesmas memiliki peran strategis dalam memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan yang cepat, mudah, profesional, manusiawi, dan berkeadilan.
Dalam momentum tersebut, Sekda Inhu Zulfahmi Adrian menegaskan bahwa jabatan Kepala UPT Puskesmas bukan sekadar amanah administratif, melainkan tanggung jawab besar yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat. Karena itu, para kepala UPT yang baru dilantik diharapkan mampu menghadirkan perubahan nyata dalam tata kelola pelayanan kesehatan di wilayah kerja masing-masing.
Pelantikan ini juga menjadi penegasan bahwa Pemerintah Kabupaten Inhu terus mendorong akselerasi reformasi birokrasi, khususnya pada sektor kesehatan. Pelayanan publik, terutama pelayanan kesehatan, harus terus bergerak menuju sistem yang lebih transparan, akuntabel, responsif, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.
Dalam arahannya, Sekda Zulfahmi Adrian meminta para Kepala UPT Puskesmas yang baru dilantik untuk tidak berlama-lama beradaptasi. Ia mendorong seluruh pejabat yang dipercaya memimpin Puskesmas agar segera bergerak, memahami persoalan di lapangan, membangun komunikasi dengan tenaga kesehatan, serta memperkuat sinergi bersama seluruh jajaran.
Menurutnya, keberhasilan pelayanan kesehatan tidak hanya ditentukan oleh fasilitas dan program, tetapi juga oleh kepemimpinan yang kuat, kerja sama yang solid, serta kemauan untuk melakukan inovasi. Kepala UPT Puskesmas harus mampu menjadi motor penggerak perubahan, bukan hanya pengelola rutinitas.
“Sebagai pemimpin tertinggi di tingkat Puskesmas, saudara diharapkan mampu menciptakan inovasi pelayanan yang memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan kesehatan di wilayah masing-masing,” tegas Sekda Inhu Zulfahmi Adrian.
Pernyataan tersebut menjadi pesan penting bagi seluruh Kepala UPT Puskesmas di Kabupaten Indragiri Hulu. Inovasi pelayanan kesehatan harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, mulai dari kemudahan mendapatkan informasi layanan, peningkatan kedisiplinan petugas, percepatan pelayanan, hingga penguatan pola kerja yang lebih efektif dan efisien.
Sekda Inhu juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor. Kepala UPT Puskesmas diminta membangun hubungan kerja yang baik dengan pemerintah kecamatan, pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader kesehatan, serta seluruh elemen masyarakat. Dengan kolaborasi yang kuat, berbagai persoalan kesehatan masyarakat dapat ditangani lebih cepat, tepat, dan menyeluruh.
Selain mendorong inovasi pelayanan, Zulfahmi Adrian juga memberikan penekanan serius terkait integritas Aparatur Sipil Negara (ASN). Ia mengingatkan bahwa ASN, baik Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), wajib menjaga marwah, etika, disiplin, dan kehormatan sebagai pelayan masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Sekda Inhu menyampaikan keprihatinan mendalam atas adanya keterlibatan sejumlah oknum ASN dalam kasus penyalahgunaan dan peredaran narkoba. Ia menegaskan bahwa perilaku menyimpang tersebut tidak hanya merusak diri sendiri, tetapi juga mencoreng nama baik institusi pemerintah dan mengurangi kepercayaan masyarakat terhadap aparatur negara.
Karena itu, Sekda mengingatkan seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu, khususnya di sektor kesehatan, untuk menjauhi narkoba serta segala bentuk tindakan yang bertentangan dengan hukum, moral, dan nilai-nilai pengabdian. ASN harus menjadi teladan, bukan justru menjadi bagian dari persoalan sosial yang merusak generasi dan lingkungan kerja.
Integritas, menurutnya, merupakan fondasi utama dalam menjalankan amanah jabatan. Tanpa integritas, pelayanan publik akan kehilangan arah. Tanpa kedisiplinan dan tanggung jawab, jabatan hanya akan menjadi simbol, bukan sarana pengabdian kepada masyarakat.
Sejalan dengan semangat gerakan perubahan yang terus digelorakan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu, Zulfahmi Adrian juga mengajak seluruh jajaran Dinas Kesehatan dan Kepala UPT Puskesmas untuk meninggalkan pola kerja lama yang tidak efektif, lamban, dan kurang responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Ia mendorong perubahan pola pikir atau mindset aparatur agar lebih produktif, adaptif, inovatif, dan terbuka terhadap perkembangan zaman. Di tengah meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap pelayanan publik, aparatur kesehatan dituntut tidak hanya bekerja berdasarkan rutinitas, tetapi juga mampu membaca kebutuhan masyarakat secara cepat dan memberikan solusi yang tepat.
Puskesmas sebagai pusat pelayanan kesehatan tingkat pertama harus mampu menjadi tempat yang ramah, mudah diakses, dan dipercaya masyarakat. Setiap warga yang datang untuk mendapatkan pelayanan kesehatan harus dilayani dengan sikap profesional, santun, dan penuh empati.
Pelantikan Kepala UPT Puskesmas di lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Inhu ini diharapkan menjadi titik awal penguatan pelayanan kesehatan yang lebih berkualitas. Para pejabat yang baru dilantik diharapkan mampu membawa energi baru, membangun budaya kerja positif, meningkatkan kedisiplinan pegawai, serta memastikan seluruh program kesehatan berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.
Lebih dari sekadar seremoni jabatan, pelantikan ini menjadi momentum pembaruan komitmen. Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu berharap setiap Kepala UPT Puskesmas mampu menjadi pemimpin yang hadir di tengah masyarakat, memahami persoalan warga, menjaga integritas lembaga, dan menggerakkan seluruh potensi pelayanan kesehatan secara maksimal.
Dengan kepemimpinan yang kuat, inovasi yang berkelanjutan, serta integritas ASN yang terjaga, pelayanan kesehatan di Kabupaten Indragiri Hulu diharapkan semakin maju, semakin dekat dengan masyarakat, dan semakin mampu menjawab harapan publik.
Pelantikan ini sekaligus menjadi pesan bahwa jabatan adalah amanah, pelayanan adalah pengabdian, dan kesehatan masyarakat adalah tanggung jawab bersama yang harus dijalankan dengan hati, komitmen, dan profesionalitas tinggi.























