Babinsa Gesi Pimpin Gotong Royong Bangun Talud Jalan di Sragen
Babinsa Desa Gesi Koramil 12/Gesi Kodim 0725/Sragen memimpin gotong royong pembangunan talud jalan di Dukuh Macanmati guna mencegah longsor dan memperkuat infrastruktur desa.
SRAGEN, JAGOK.CO — Peran aktif aparat teritorial dalam mendorong pembangunan desa kembali terlihat nyata. Babinsa Desa Gesi, Sertu Heri P bersama anggota Koramil 12/Gesi Kodim 0725/Sragen turun langsung ke lapangan dalam kegiatan gotong royong pembangunan talud jalan di Dukuh Macanmati RT 04, Desa Gesi, Kecamatan Gesi, Kabupaten Sragen, Senin (30/03/2026).
Kegiatan pembangunan talud jalan ini tidak hanya menjadi bagian dari upaya peningkatan infrastruktur desa, tetapi juga wujud nyata kebersamaan antara TNI dan masyarakat dalam menjaga lingkungan. Talud yang dibangun di sepanjang badan jalan tersebut berfungsi untuk memperkuat struktur tanah sekaligus mencegah terjadinya longsor, terutama saat intensitas hujan tinggi yang kerap mengancam kawasan tersebut.
Di tengah terik matahari, Sertu Heri P tampak tak sekadar hadir sebagai pengawas. Ia turut ambil bagian dalam setiap tahapan pekerjaan, mulai dari mengangkut material, mencampur adukan semen, hingga menyusun batu demi batu menjadi talud yang kokoh. Keterlibatannya secara langsung ini menjadi bukti komitmen Babinsa dalam mendukung percepatan pembangunan desa berbasis partisipasi masyarakat.
“Kehadiran kami di sini bukan hanya untuk membantu secara fisik, tetapi juga untuk membangun semangat kebersamaan. Gotong royong adalah kekuatan utama masyarakat desa yang harus terus dijaga,” ujar Sertu Heri di sela-sela kegiatan.
Ia juga menegaskan bahwa budaya gotong royong merupakan warisan luhur bangsa Indonesia yang memiliki nilai sosial tinggi. Menurutnya, melalui kerja sama yang solid, pekerjaan berat akan terasa lebih ringan, sekaligus mempererat hubungan sosial antarwarga.
“Dengan kebersamaan, semua bisa diselesaikan. Selain mempercepat pembangunan, gotong royong juga memperkuat silaturahmi dan rasa saling peduli di tengah masyarakat,” tambahnya.
Pembangunan talud jalan ini dinilai sangat strategis karena tidak hanya menjaga ketahanan infrastruktur jalan desa, tetapi juga memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengguna jalan, terutama saat musim penghujan. Talud yang kokoh akan mencegah erosi tanah di sisi jalan yang berpotensi menyebabkan kerusakan hingga membahayakan keselamatan warga.
Partisipasi aktif warga Dukuh Macanmati dalam kegiatan ini menunjukkan tingginya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan dan fasilitas umum. Antusiasme warga yang bahu-membahu bersama aparat TNI menjadi potret nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat yang selama ini terus dijaga dan diperkuat.
Melalui kegiatan gotong royong pembangunan talud jalan ini, diharapkan tidak hanya tercipta infrastruktur yang kuat dan berkelanjutan, tetapi juga meningkatnya kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga lingkungan. Lebih dari itu, sinergi antara TNI dan rakyat menjadi fondasi penting dalam mendukung pembangunan wilayah yang berdaya saing dan berkelanjutan.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti bahwa kolaborasi antara aparat kewilayahan dan masyarakat mampu menciptakan dampak positif yang luas, baik dari sisi pembangunan fisik maupun penguatan nilai-nilai sosial kemasyarakatan.
(Sumber: Agus Kemplu)
























