SEMINAR NASIONAL STEI IQRA ANNISA PEKANBARU 

#JAGOK.CO

SEMINAR NASIONAL STEI IQRA ANNISA PEKANBARU 
“PERAN DAN TANTANGAN KEUANGAN SERTA PERBANKAN SYARIAH DI ERA 5.0”

JAGOK.CO - PEKANBARU - Pada hari Kamis, 13 Februari 2025, STEI Iqra Annisa Pekanbaru sukses menyelenggarakan Seminar Nasional yang mengusung tema “Peran dan Tantangan Keuangan serta Perbankan Syariah di Era 5.0”. Acara yang diselenggarakan di Ruang Teater STEI Iqra Annisa ini menjadi wadah diskusi mendalam mengenai perkembangan industri keuangan syariah di tengah transformasi digital, serta tantangan dan peluang yang dihadapi oleh sektor perbankan syariah di Indonesia.

Seminar ini menarik perhatian berbagai kalangan, mulai dari akademisi, praktisi keuangan syariah, hingga mahasiswa dari provinsi Riau, Jambi, dan Sumatera Barat. Peserta yang hadir antusias mengikuti setiap sesi, terutama karena topik yang sangat relevan dengan dinamika digitalisasi ekonomi di era 5.0 dan inovasi keuangan syariah.

Tujuan Seminar dan Fokus Diskusi, Acara ini dirancang untuk mengupas secara komprehensif peran regulator dan pelaku industri dalam menghadapi tantangan keuangan di era digital. Diskusi mendalam mengenai kebijakan, strategi inovatif, dan penerapan teknologi dalam perbankan syariah menjadi fokus utama, sehingga diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan kesiapan semua pihak dalam mengoptimalkan potensi keuangan syariah di Indonesia.

Pembicara Utama dan Materi Presentasi

1. Rio Murphi (Perwakilan dari Otoritas Jasa Keuangan - OJK)

   Dalam materi berjudul “Peran OJK Mendorong Kesinambungan Penguatan Keuangan dan Perbankan Syariah di Era 5.0”, Rio Murphi menjelaskan strategi dan kebijakan OJK yang mendukung pertumbuhan serta stabilitas industri keuangan syariah. Pemaparannya menyoroti peran penting digitalisasi dan penerapan teknologi dalam membangun ekosistem perbankan syariah yang lebih efisien dan inovatif, sekaligus menegaskan komitmen OJK dalam mendorong kesinambungan industri keuangan di era 5.0.

2. Dr. H. Ade Chandra, SE, MMgt (Perwakilan dari Masyarakat Ekonomi Syariah - MES) 

   Dengan membawakan materi “Peluang serta Tantangan Keuangan dan Perbankan Syariah di Era 5.0”, Dr. H. Ade Chandra menguraikan peluang besar yang terbuka bagi industri keuangan syariah di tengah perkembangan teknologi digital. Beliau juga mengidentifikasi tantangan yang perlu diatasi oleh pelaku industri, terutama dalam hal peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM). Penekanan pada peningkatan kapasitas SDM dianggap sebagai kunci untuk menjaga daya saing dan mendorong inovasi dalam sektor perbankan syariah.

3. Lukman Koto, Amd, CIRBD (Direktur BPRS Hasanah Riau)

   Lukman Koto menyajikan materi “Kreativitas dan Inspirasi BPR Syariah Hasanah dalam Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Regional di Era 5.0”. Dalam presentasinya, beliau membagikan pengalaman serta inovasi strategis yang telah diterapkan oleh BPRS Hasanah Riau dalam memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung pertumbuhan ekonomi regional. Diskusi mengenai solusi keuangan inklusif dan penerapan teknologi dalam layanan perbankan syariah memberikan wawasan baru bagi para peserta tentang pentingnya kreativitas dan adaptasi di era digital.

Kesimpulan dan Harapan, Seminar Nasional ini berlangsung dengan lancar dan mendapatkan antusiasme tinggi, terlihat dari banyaknya diskusi serta pertanyaan yang diajukan oleh peserta selama sesi tanya jawab. Kegiatan ini tidak hanya memperkaya wawasan tentang perkembangan keuangan syariah di era digital, tetapi juga mendorong kolaborasi antara regulator, praktisi, dan akademisi dalam membangun ekosistem perbankan syariah yang lebih maju dan berkelanjutan.

Dokumentasi pelaksanaan seminar ini menjadi referensi penting dalam pengembangan industri keuangan syariah di Indonesia. Dengan momentum ini, diharapkan semua pihak dapat lebih proaktif dalam mengintegrasikan inovasi teknologi dan digitalisasi guna menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif di era 5.0.

Demikian berita acara ini dibuat sebagai dokumentasi resmi dari pelaksanaan Seminar Nasional STEI Iqra Annisa Pekanbaru, yang sekaligus membuka peluang baru dalam mengembangkan **perbankan syariah** dan meningkatkan daya saing keuangan syariah Indonesia di era digital.

#FajarFadly