Pisang Mas Indonesia Juara Dunia Versi Taste Atlas 2025

Taste Atlas menobatkan pisang mas asal Indonesia sebagai pisang terbaik dunia 2025, disusul pisang raja di peringkat keempat bersama varietas global lainnya.

Pisang Mas Indonesia Juara Dunia Versi Taste Atlas 2025
Pisang Mas Asal Indonesia Jadi Pisang Terbaik Dunia Versi Taste Atlas, Singkirkan Varietas Global

JAGOK.CO – Dunia kembali menyoroti kekayaan kuliner Nusantara. Situs kuliner internasional Taste Atlas, pada Jumat (22/8/2025), merilis daftar terbaru peringkat pisang terbaik di dunia. Taste Atlas dikenal sebagai ensiklopedia kuliner global yang menghimpun ribuan hidangan tradisional, bahan pangan, bumbu, serta minuman dari berbagai negara.

Dalam daftar bergengsi tersebut, pisang mas asli Indonesia dan Malaysia dinobatkan sebagai pisang terbaik di dunia. Posisi ini menegaskan bahwa buah tropis asal Asia Tenggara bukan sekadar pangan sehari-hari, melainkan juga warisan rasa yang diakui secara internasional. Tak hanya pisang mas, pisang raja asal Indonesia juga masuk dalam daftar dan menempati peringkat keempat dunia.

5 Pisang Terbaik Dunia Versi Taste Atlas – Agustus 2025

1. Pisang Mas (Indonesia & Malaysia)

Pisang mas adalah varietas pisang mungil yang dikenal dengan rasa sangat manis, lembut, dan harum. Panjangnya hanya sekitar 10–15 sentimeter, namun cita rasanya sering dibandingkan dengan madu alami. Daging buahnya empuk, kulitnya tipis, dan memiliki profil rasa yang unik dengan sentuhan aroma bunga.
Keunggulan ini membuat pisang mas digemari masyarakat lokal maupun wisatawan mancanegara yang mencicipinya langsung di pasar-pasar tradisional Asia Tenggara.

2. Plátano de Canarias (Spanyol)

Berbeda dari pisang tropis lainnya, Plátano de Canarias adalah varietas Cavendish yang tumbuh di Kepulauan Canary, Spanyol. Ciri khasnya terletak pada kulit kuning cerah dengan bintik cokelat alami akibat aktivitas enzim yang lebih tinggi, membuatnya matang lebih cepat. Pisang ini memiliki rasa manis pekat dengan kadar gula tinggi dan pati rendah, sehingga populer sebagai camilan sehat di Eropa.

3. Pisang Cavendish (Inggris)

Jenis pisang yang satu ini mungkin paling akrab di lidah masyarakat global. Cavendish banana pertama kali populer di Inggris pada abad ke-19 setelah William Cavendish, Adipati ke-6, memperbanyak tanaman ini dari stek di rumah kacanya.
Kini, Cavendish menjadi varietas pisang paling banyak ditanam dan dikonsumsi di dunia. Buahnya berukuran sedang, kulitnya tebal, berwarna kuning cerah saat matang, dengan tekstur lembut dan rasa manis yang stabil.

4. Pisang Raja (Indonesia)

Sebagai salah satu varietas pisang paling ikonik di Nusantara, pisang raja memiliki reputasi yang istimewa di Asia Tenggara. Namanya saja sudah menggambarkan statusnya sebagai “raja” di antara pisang lain.
Pisang raja memiliki rasa manis yang berpadu dengan sedikit nuansa segar menyerupai jeruk. Teksturnya lembut, legit, dan sangat cocok dijadikan bahan dasar berbagai kuliner tradisional, mulai dari pisang goreng hingga kudapan khas daerah.

5. Pisang Latundan (Filipina)

Dikenal juga sebagai hibrida triploid, pisang Latundan berasal dari Filipina dan banyak dikonsumsi di kawasan Asia Tenggara serta India. Ukurannya relatif kecil, hanya sekitar 10–12,5 cm, dengan kulit tipis dan rasa khas yang berbeda dari Cavendish.
Keunikan Latundan ada pada tekstur daging buahnya yang agak padat namun manis segar, menjadikannya populer baik untuk konsumsi langsung maupun olahan.


Indonesia Kukuhkan Diri Sebagai Pusat Pisang Dunia

Dengan terpilihnya pisang mas dan pisang raja dalam daftar pisang terbaik dunia, Indonesia semakin mengukuhkan posisinya sebagai negara tropis dengan keragaman varietas pisang terbanyak di dunia. Selain menjadi konsumsi harian, pisang juga menjadi bagian penting dalam tradisi, kuliner, hingga ritual adat di Nusantara.

Pengakuan internasional ini diharapkan mendorong ekspor buah lokal Indonesia serta meningkatkan kesadaran generasi muda untuk menjaga kelestarian varietas pisang asli Nusantara.