Satu Kandidat Kembalikan Berkas, Seleksi Ketua KONI Meranti 2026 Masuk Tahap Penentuan
Seleksi Ketua Umum KONI Kepulauan Meranti 2026 memasuki tahap penentuan setelah hanya satu kandidat mengembalikan berkas. TPP lanjutkan verifikasi dan pleno penetapan calon.
SELATPANJANG, JAGOK.CO – Proses penjaringan bakal calon Ketua Umum KONI Kabupaten Kepulauan Meranti tahun 2026 resmi memasuki fase krusial. Hingga penutupan pendaftaran pada Senin (4/5/2026), dari dua figur yang sebelumnya mengambil formulir pencalonan, hanya satu kandidat yang mengembalikan berkas secara lengkap kepada Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) KONI Kepulauan Meranti.
Ketua TPP, Jefri Hidayat, kepada wartawan menyampaikan bahwa seluruh tahapan awal penjaringan calon Ketua Umum KONI Kepulauan Meranti telah berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan secara resmi. Ia menegaskan bahwa proses ini merupakan bagian penting dalam menentukan arah kepemimpinan olahraga di Kabupaten Kepulauan Meranti ke depan.
“Pendaftaran resmi sudah ditutup. Dari dua pendaftar, hanya satu yang mengembalikan berkas pencalonan hingga batas waktu yang ditentukan,” ujar Jefri.
Dalam pelaksanaan tahapan tersebut, TPP KONI Kepulauan Meranti sebelumnya telah membuka posko pendaftaran di Kantor KONI Kabupaten Kepulauan Meranti. Posko ini melayani proses pengambilan dan pengembalian formulir setiap hari kerja, mulai pukul 09.00 hingga 15.00 WIB, sejak dibukanya tahapan pencalonan pada 29 April 2026.
Pada hari terakhir pendaftaran, tepat pukul 15.00 WIB, TPP secara resmi menutup proses penerimaan berkas tanpa adanya tambahan pendaftar baru. Hal ini menandai berakhirnya tahapan pengembalian formulir dalam proses seleksi Ketua Umum KONI Kepulauan Meranti 2026.
Seiring berakhirnya masa pengembalian berkas, tahapan seleksi kini berlanjut ke proses verifikasi administrasi yang dijadwalkan berlangsung pada 5 Mei 2026. Dalam tahap ini, TPP akan melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap kelengkapan, keabsahan, serta validitas dokumen yang telah diserahkan oleh kandidat.
“Setelah verifikasi administrasi selesai, kami akan menggelar rapat pleno untuk menetapkan bakal calon menjadi calon resmi Ketua Umum KONI Kepulauan Meranti. Hasilnya akan diumumkan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan,” tambahnya.
Sebelumnya, proses pencalonan Ketua Umum KONI Kepulauan Meranti telah diumumkan secara terbuka melalui konferensi pers pada 29 April 2026. Tahapan ini memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada tokoh olahraga, pengurus cabang olahraga, serta masyarakat yang memenuhi persyaratan untuk berpartisipasi dalam bursa kepemimpinan KONI di daerah tersebut.
TPP menetapkan seluruh rangkaian tahapan seleksi berlangsung dalam waktu yang ketat, sistematis, dan terukur. Dimulai dari pengambilan dan pengembalian formulir pada 29 April hingga 4 Mei 2026, dilanjutkan verifikasi berkas pada 5 Mei 2026, penetapan calon pada 6 Mei 2026, hingga pengumuman resmi hasil penjaringan yang dijadwalkan pada 7 Mei 2026.
Dalam menjalankan tugas penjaringan dan penyaringan calon Ketua Umum KONI Kepulauan Meranti, Jefri Hidayat tidak bekerja sendiri. Ia didampingi oleh dua anggota TPP lainnya, yakni Lisya Kumala dan Zulkifli. Ketiganya menegaskan komitmen untuk menjaga seluruh proses seleksi tetap transparan, akuntabel, dan sesuai dengan mekanisme organisasi KONI.
Jefri juga menekankan bahwa integritas dan profesionalisme menjadi landasan utama dalam setiap tahapan seleksi. Menurutnya, kredibilitas proses penjaringan calon Ketua Umum KONI Kepulauan Meranti harus dijaga demi menghasilkan kepemimpinan yang berkualitas dan mampu membawa kemajuan olahraga daerah.
“Kami memastikan seluruh proses berjalan objektif, profesional, dan terbuka. Tidak ada ruang bagi praktik-praktik yang dapat merugikan organisasi maupun pihak yang terlibat dalam proses ini,” tegasnya.
Dengan hanya satu kandidat yang mengembalikan berkas hingga batas akhir pendaftaran, seleksi Ketua Umum KONI Kepulauan Meranti kini memasuki tahap penentuan yang sangat menentukan. Hasil verifikasi administrasi dan keputusan rapat pleno TPP dalam beberapa hari ke depan akan menjadi penentu sah atau tidaknya kandidat tersebut melaju sebagai calon resmi.
Situasi ini sekaligus menjadi sorotan publik, khususnya insan olahraga di Kabupaten Kepulauan Meranti, yang menaruh harapan besar terhadap lahirnya kepemimpinan baru yang mampu mendorong prestasi, tata kelola organisasi yang profesional, serta pembinaan atlet yang berkelanjutan di masa mendatang.

























