Remaja Hilang di Sungai Cinaku, Polres Inhu Kerahkan Tim Gabungan
Remaja 13 tahun hilang di Sungai Cinaku, Desa Payarumbai, Inhu. Polres Inhu dan warga lakukan pencarian intensif dibantu tim gabungan dan peralatan SAR lengkap.
JAGOK.CO - PEKANBARU — Upaya pencarian terhadap seorang remaja perempuan berusia 13 tahun bernama Sarpila, yang dilaporkan hilang di aliran Sungai Cinaku, Desa Payarumbai, Kecamatan Seberida, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Provinsi Riau, masih terus dilakukan secara intensif. Kapolres Inhu, AKBP Fahrian Saleh Siregar, telah menginstruksikan jajarannya untuk mengerahkan segala daya dan sumber daya demi menemukan korban yang diduga tenggelam tersebut.
Operasi pencarian dimulai pada Senin (9/6), pukul 08.40 WIB, dipimpin langsung oleh Kapolsek Seberida, Kompol Yudha Efiar. Tim pencarian merupakan gabungan dari berbagai unsur, terdiri atas 7 personel Polsek Seberida, 2 personel Koramil 03 Seberida, 5 personel KPBD Kabupaten Inhu, 4 personel KPBD Seberida, serta didukung oleh warga Desa Payarumbai yang turut aktif melakukan pencarian di lokasi kejadian.
Beragam peralatan SAR turut dikerahkan guna memaksimalkan operasi evakuasi ini. Di antaranya, 2 unit perahu karet milik KPBD Kabupaten Inhu, 3 unit perahu kayu milik masyarakat, 1 unit genset, serta 2 unit lampu penerangan yang disediakan oleh KPBD. Seluruh perangkat tersebut sangat vital untuk menunjang pencarian yang dilakukan baik di permukaan maupun bawah air.
“Peralatan ini sangat penting mengingat kondisi sungai yang cukup dalam dan banyaknya kemungkinan medan yang harus dijangkau,” ujar AKBP Fahrian kepada wartawan.
Tim pencari kini fokus menyusuri aliran Sungai Cinaku dan melakukan penyelaman di titik-titik rawan yang dicurigai menjadi lokasi korban terjebak. Masyarakat setempat juga dilibatkan dalam penyelaman manual di area-area yang dicurigai, menunjukkan sinergi kuat antara aparat dan warga.
“Dugaan sementara, korban mungkin tersangkut kayu atau benda lain di dasar sungai. Karena itu, kebutuhan alat selam sangat mendesak untuk mempercepat proses pencarian dan evakuasi,” jelas Fahrian lebih lanjut.
Tim Basarnas dari Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) saat ini sedang dalam perjalanan menuju lokasi untuk memperkuat operasi pencarian. Tim ini membawa peralatan selam lengkap, yang diharapkan bisa mempercepat penemuan korban dan meminimalisir risiko kecelakaan tambahan.
Sementara itu, keluarga korban masih terus menunggu dengan harap-harap cemas di tepi Sungai Cinaku. Mereka berharap ada kabar baik mengenai keberadaan putri mereka yang telah hilang sejak beberapa waktu lalu.
"Kami juga mengimbau masyarakat luas, jika ada yang menemukan jejak atau petunjuk terkait korban, mohon segera melapor ke pihak kepolisian atau aparat terdekat," pungkas Fahrian.























