Gubernur Riau Tindak Cepat Debu Jalan Manggala Sempurna

Gubernur Riau Abdul Wahid perintahkan penyiraman rutin jalan Manggala Sempurna dan pengaspalan akses Bagan Siapi-api jelang Ritual Bakar Tongkang 2025.

Gubernur Riau Tindak Cepat Debu Jalan Manggala Sempurna
Gubernur Riau Abdul Wahid (tengah) saat melihat langsung kerusakan dan debu jalan di kawasan Manggala Sempurna, Kecamatan Tanah Putih, Kabupaten Rokan Hilir.

JAGOK.CO – PEKANBARU – Komitmen Gubernur Riau Abdul Wahid dalam merespons cepat keluhan masyarakat kembali dibuktikan. Melalui instruksi langsungnya, penanganan debu dan kerusakan jalan di kawasan Manggala Sempurna, Kecamatan Tanah Putih, Kabupaten Rokan Hilir, kini ditindaklanjuti secara konkret oleh Dinas PUPR Provinsi Riau. Aksi sigap ini dilakukan melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) Wilayah III yang langsung turun tangan dengan melakukan penyiraman jalan secara rutin demi menjamin kenyamanan, kesehatan, dan keselamatan pengguna jalan.

Sejak Rabu, 11 Juni 2025, tim UPT Wilayah III telah mengintensifkan penyiraman jalan sebanyak tiga kali sehari—pagi, siang, dan sore—sebagai langkah tanggap untuk menekan dampak debu jalan yang mengganggu aktivitas warga. Kehadiran tim di lapangan mendapat respons positif dari masyarakat setempat yang selama ini terdampak langsung oleh kondisi jalan yang berdebu dan rusak.

“Kami sangat mengapresiasi kepedulian dan tindakan cepat Pak Gubernur Abdul Wahid. Ini pertama kalinya gubernur bergerak cepat menanggapi keluhan kami. Sebagian jalan menuju Bagan Siapi-api juga sudah mulai diaspal,” ungkap Muhammad Yamin, warga Manggala Sempurna, Kamis (12/6), yang mengaku lega melihat perubahan nyata di lingkungan mereka.

Langkah penyiraman jalan ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan kerja Gubernur Abdul Wahid sehari sebelumnya, Selasa (10/6/2025), ke lokasi terdampak. Dalam kunjungan tersebut, Gubernur hadir bersama jajaran Pemerintah Provinsi Riau, didampingi oleh Bupati dan Wakil Bupati Rokan Hilir. Kepada tim teknis, Gubernur Wahid menekankan pentingnya frekuensi penyiraman minimal dua kali sehari untuk memastikan debu tidak mengganggu kesehatan anak-anak sekolah maupun aktivitas masyarakat sehari-hari.

Tak hanya sebatas penyiraman, Dinas PUPR Riau melalui UPT Wilayah III juga tengah mempersiapkan proyek strategis berupa pengaspalan ruas jalan penghubung antara Bagan Siapi-api dan Sinaboi. Proyek ini memiliki urgensi tinggi karena menjadi bagian dari persiapan infrastruktur menuju event nasional Ritual Bakar Tongkang 2025 yang akan dipusatkan di Bagan Siapi-api. Perbaikan jalan ini diharapkan dapat mendukung mobilitas ribuan pengunjung dari berbagai penjuru Nusantara, sekaligus meningkatkan daya tarik wisata daerah.

Gubernur Abdul Wahid menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur jalan bukan hanya untuk menunjang acara seremonial semata, melainkan juga merupakan bentuk investasi jangka panjang bagi pembangunan ekonomi dan sosial masyarakat Rokan Hilir.

"Infrastruktur yang baik bukan hanya memperlancar mobilitas dan menunjang pariwisata, tapi juga membuka lapangan kerja, mendorong tumbuhnya ekonomi lokal, serta memperkuat identitas budaya masyarakat. Ini bukan sekadar jalan, tapi jalan menuju kemajuan bersama," ujar Wahid dalam pernyataannya usai peninjauan.

Penekanan Gubernur tersebut menunjukkan bagaimana pembangunan infrastruktur diposisikan sebagai tulang punggung dalam menciptakan transformasi sosial dan ekonomi daerah, terutama di wilayah pesisir seperti Rokan Hilir yang memiliki potensi wisata dan budaya sangat besar.

Respons cepat Dinas PUPR Riau juga menjadi bukti nyata bahwa Pemprov Riau di bawah kendali Gubernur Abdul Wahid memiliki komitmen kuat dalam menyelesaikan persoalan infrastruktur secara langsung dan responsif. Penanganan jalan rusak dan penyiraman untuk mengatasi debu tidak hanya memperbaiki kualitas lingkungan, tetapi juga menumbuhkan kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah.

Dengan langkah sistematis yang tengah dijalankan—mulai dari penyiraman jalan secara teratur, pengaspalan ruas vital, hingga persiapan menyambut Ritual Bakar Tongkang 2025—diharapkan kualitas udara dan kesehatan masyarakat Manggala Sempurna semakin terjaga. Sementara itu, kelancaran akses menuju kawasan wisata budaya akan mendukung terciptanya pengalaman terbaik bagi wisatawan.

Ini adalah potret kepemimpinan yang berpihak pada rakyat, kepemimpinan yang tidak membiarkan persoalan infrastruktur terpendam berlarut-larut. Sebaliknya, Gubernur Riau Abdul Wahid membuktikan bahwa perhatian pada hal-hal kecil, seperti debu jalan, mampu melahirkan manfaat besar bagi kesehatan, pariwisata, dan kemajuan ekonomi daerah.