600 Dubalang Batang Kuantan Dilantik, Bupati Suhardiman Tegaskan Komitmen Jaga Sungai Kuantan

Pelantikan Dubalang Batang Kuantan, Bupati Kuansing Suhardiman Amby, Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan, Gubernur Riau Abdul Wahid, Sungai Kuantan, Pelestarian Sungai, Kearifan Lokal Kuantan Singingi, Adat Kuansing, Dubalang Kuantan, Lingkungan Riau

600 Dubalang Batang Kuantan Dilantik, Bupati Suhardiman Tegaskan Komitmen Jaga Sungai Kuantan
600 Dubalang Batang Kuantan Resmi Dilantik, Bupati Kuansing Suhardiman Amby: “Kita Jaga Sungai Kuantan, Sumber Kehidupan dan Jati Diri Negeri!”

TELUK KUANTAN – JAGOK.CO | Minggu, 12 Oktober 2025 — Sebanyak 600 Dubalang Batang Kuantan resmi dilantik dalam sebuah upacara adat dan budaya yang sarat makna di tepian Sungai Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing).

Pelantikan ini dipimpin langsung oleh Bupati Kuansing, Dr. H. Suhardiman Amby, Ak., MM, disaksikan oleh Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan, serta Gubernur Riau, H. Abdul Wahid, M.Si. Kegiatan monumental tersebut menjadi simbol komitmen bersama dalam melestarikan lingkungan, menjaga adat, serta memperkuat identitas budaya masyarakat Kuantan.

Dalam sambutannya, Bupati Suhardiman Amby menegaskan bahwa Dubalang Batang Kuantan bukan sekadar penjaga adat, tetapi juga penjaga alam dan warisan leluhur. Mereka diharapkan menjadi garda terdepan dalam mengawal kelestarian Sungai Kuantan—nadi kehidupan masyarakat yang menjadi sumber air, ekonomi, dan kebanggaan daerah.

“Dubalang bukan hanya simbol adat, tapi jiwa pengabdian untuk negeri. Tugas mereka menjaga Sungai Kuantan agar tetap bersih, lestari, dan menjadi kebanggaan anak cucu kita. Ini bentuk nyata gotong royong antara masyarakat, pemerintah daerah, TNI, dan Polri dalam menjaga bumi dan budaya kita,” ujar Suhardiman Amby dalam unggahan dan pernyataannya yang disambut tepuk tangan hadirin.

Sinergi Lintas Sektor Jaga Kearifan Lokal dan Alam Kuantan Singingi

Acara yang berlangsung khidmat tersebut juga diwarnai dengan penampilan seni tradisi, tabuhan kompang, dan arak-arakan budaya yang menegaskan kuatnya akar tradisi Kuantan Singingi.
Gubernur Riau, H. Abdul Wahid, M.Si dalam sambutannya menilai pelantikan 600 Dubalang ini merupakan langkah penting dalam memperkuat peran masyarakat adat sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam pelestarian lingkungan dan penegakan nilai-nilai kearifan lokal.

“Pemerintah Provinsi Riau sangat mendukung upaya ini. Sungai Kuantan bukan hanya milik masyarakat Kuansing, tapi juga warisan alam seluruh Riau. Mari kita jaga bersama agar tetap bersih dan berdaya guna bagi generasi mendatang,” ujar Gubernur Wahid.

Senada, Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan menekankan pentingnya kolaborasi keamanan dan ketertiban sosial berbasis budaya lokal.
Menurutnya, Dubalang dapat berperan aktif mendukung keamanan lingkungan melalui pendekatan sosial, adat, dan edukasi masyarakat.

“Dubalang adalah representasi kearifan lokal yang sejalan dengan nilai keamanan masyarakat. Kami dari Polda Riau siap bersinergi menjaga situasi kondusif, termasuk mencegah aktivitas yang merusak alam seperti penambangan liar atau pencemaran Sungai Kuantan,” tegas Kapolda.

Sungai Kuantan: Identitas, Ekonomi, dan Harapan

Bupati Kuansing menutup acara dengan ajakan penuh makna kepada seluruh masyarakat untuk kembali mencintai Sungai Kuantan.
Menurutnya, sungai tersebut tidak hanya menyimpan nilai sejarah dan budaya, tetapi juga menjadi sumber ekonomi, pariwisata, dan kehidupan sosial masyarakat Kuansing.

“Kita tidak akan punya masa depan kalau kita abai pada sungai. Mari jadikan Dubalang sebagai simbol perlawanan terhadap kerusakan alam. Sungai Kuantan adalah jiwa, marwah, dan identitas kita semua,” tegasnya.

Dengan semangat pelantikan ini, Pemerintah Kabupaten Kuansing bersama Forkopimda berkomitmen menjadikan Dubalang Batang Kuantan sebagai pilar pelestarian alam dan kebudayaan daerah, sejalan dengan visi Kuansing Hijau dan Beradat.