TNI-Polri Boyolali Gelar Patroli Sekolah, Ingatkan Pelajar Tak Terprovokasi
TNI-Polri Boyolali menggelar patroli gabungan hingga ke sekolah-sekolah. Aparat mengingatkan pelajar agar fokus belajar, tidak terprovokasi aksi unjuk rasa, serta menjauhi hoaks dan kegiatan negatif demi terciptanya situasi kamtibmas aman kondusif.
BOYOLALI – JAGOK.CO – Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kabupaten Boyolali terus digencarkan. Polres Boyolali bersama Kodim 0724/Boyolali melalui jajaran Koramil melaksanakan patroli gabungan hingga ke pelosok desa, fasilitas umum, serta sekolah-sekolah. Kegiatan yang berlangsung pada Senin (01/09/2025) ini melibatkan personel gabungan dari Polsek dan Koramil di seluruh wilayah Boyolali.
Patroli gabungan tersebut bukan hanya menyasar aspek pengawasan keamanan, tetapi juga dimanfaatkan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya kalangan pelajar. Aparat TNI-Polri menekankan pentingnya menjaga fokus pada pendidikan serta tidak mudah terprovokasi ajakan mengikuti aksi unjuk rasa yang kerap digaungkan di media sosial maupun lingkup pertemanan.
Pesan TNI-Polri untuk Pelajar Boyolali
Danramil 12/Simo, Kapten Inf Hariyanto, bersama anggotanya terlihat menyambangi SMK Negeri 1 Simo. Di hadapan para siswa, ia mengingatkan bahwa peran utama pelajar adalah menimba ilmu, bukan terlibat dalam aksi yang berpotensi menimbulkan gesekan sosial.
“Pelajar tugas utamanya adalah belajar. Jangan sampai ada yang terlibat aksi unjuk rasa karena dikhawatirkan bisa menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan,” tegas Kapten Hariyanto di hadapan siswa dan guru.
Selain SMK Negeri 1 Simo, kegiatan serupa juga berlangsung serentak di sejumlah wilayah lain yang masuk dalam jajaran Kodim 0724/Boyolali. Beberapa di antaranya adalah Koramil 1/Kota Boyolali, Koramil 07/Selo, Koramil 13/Nogosari, hingga Koramil 19/Juwangi.
Menangkal Hoaks dan Pengaruh Negatif
Dalam sosialisasi tersebut, aparat keamanan juga menekankan bahaya berita bohong atau hoaks yang beredar cepat di dunia maya. Pelajar diimbau untuk lebih kritis, tidak mudah menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya, serta menjauhi organisasi atau kegiatan negatif yang bisa merusak masa depan.
“Masa depan kalian sangat berharga. Jangan sampai disia-siakan hanya karena terlibat dalam aktivitas yang tidak jelas arah dan tujuannya. Jadilah generasi yang mampu menjaga ketertiban serta membawa nama baik Boyolali,” ujar salah satu personel Polres Boyolali yang ikut dalam patroli.
Perkuat Sinergi TNI-Polri dan Generasi Muda
Patroli terpadu TNI-Polri di Boyolali ini sekaligus menjadi wujud nyata sinergi aparat dalam menciptakan situasi aman, damai, dan kondusif. Dengan pendekatan persuasif kepada generasi muda, diharapkan tumbuh kesadaran kolektif bahwa menjaga ketertiban adalah tanggung jawab bersama.
Keberadaan aparat di sekolah-sekolah juga menegaskan komitmen TNI-Polri untuk tidak hanya bertugas menjaga keamanan secara fisik, tetapi juga memberikan pembinaan moral serta motivasi positif kepada para pelajar. Hal ini penting, mengingat pelajar adalah aset bangsa yang kelak akan menentukan arah pembangunan di Boyolali maupun Indonesia pada umumnya.
Patroli yang dilakukan secara berkelanjutan ini diharapkan mampu mencegah potensi kerawanan sosial sejak dini. Dengan keterlibatan aktif TNI-Polri bersama masyarakat dan pelajar, Boyolali diharapkan semakin kokoh sebagai daerah yang aman, kondusif, serta jauh dari provokasi yang merugikan generasi penerus.























