TMMD Kodim Surakarta Tanam Pohon Dukung Ketahanan Pangan
Tim Wasev TMMD Reguler ke-125 Kodim 0735/Surakarta lakukan penanaman pohon buah di Karangasem, Surakarta, dorong ketahanan pangan dan sinergi TNI-masyarakat jaga lingkungan.
JAGOK.CO – SURAKARTA – Dalam rangkaian kegiatan pengawasan dan evaluasi (Wasev) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-125, Tim Wasev yang dipimpin oleh Waaspotdirga Kasau Marsekal Pertama TNI Ignatius Wahyu Anggono, S.E., M.M., menggelar aksi nyata berupa penanaman pohon produktif di wilayah Kelurahan Karangasem, Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta, Kamis (7/8/2025).

Aksi penanaman pohon ini menyasar lahan-lahan strategis di sekitar lokasi kegiatan TMMD, dengan jenis tanaman seperti pohon mangga, alpukat, dan tanaman buah lainnya. Kegiatan ini merupakan bagian integral dari program fisik TMMD Reguler ke-125 Kodim 0735/Surakarta yang tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan dan pelestarian lingkungan.
Komandan Satgas TMMD Reguler ke-125 Kodim 0735/Surakarta menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Tim Wasev atas dukungan dan kehadirannya dalam pelaksanaan kegiatan penghijauan tersebut.

“Penanaman pohon ini merupakan bagian dari visi besar TMMD untuk membangun desa secara berkelanjutan. Tidak hanya meninggalkan infrastruktur, tetapi juga warisan lingkungan hidup yang dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang,” ujar Dansatgas.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa program penghijauan ini bukan sekadar kegiatan simbolis, melainkan langkah strategis untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pelestarian lingkungan sebagai bagian dari pembangunan desa yang berdaya saing dan ramah lingkungan.
“Kegiatan ini juga memperkuat sinergitas antara TNI dan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan, sekaligus mendukung ketahanan pangan melalui pemanfaatan lahan produktif,” imbuhnya.

Dengan adanya program penanaman pohon ini, TMMD Reguler ke-125 Kodim 0735/Surakarta menunjukkan komitmen kuat tidak hanya dalam membangun infrastruktur desa, tetapi juga dalam meletakkan fondasi keberlanjutan ekologis dan sosial yang harmonis antara aparat negara dan warga.
























