Komisi VII DPR RI Dukung Revitalisasi Istana Siak dan UMKM
Komisi VII DPR RI reses ke Siak, bahas revitalisasi Istana Siak dan penguatan UMKM. Aspirasi Bupati Siak akan ditindaklanjuti ke kementerian terkait.
JAGOK.CO – SIAK – Dalam rangka pelaksanaan kunjungan kerja masa reses, Anggota Komisi VII DPR RI melakukan kunjungan resmi ke Kabupaten Siak, Provinsi Riau. Kunjungan ini disambut langsung oleh Bupati Siak, Afni, di Kantor Bupati Siak pada Jumat (25/7/2025), sebagai bentuk apresiasi terhadap perhatian legislatif pusat terhadap daerah.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Siak Afni menyampaikan ucapan selamat datang serta rasa terima kasih kepada para anggota Komisi VII DPR RI yang telah memilih Kabupaten Siak sebagai lokasi pelaksanaan agenda reses.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Siak dan masyarakat, kami mengucapkan terima kasih kepada Komisi VII DPR RI yang telah hadir langsung di Siak. Ini merupakan kehormatan sekaligus momentum penting untuk menyampaikan berbagai usulan strategis bagi pembangunan daerah,” tutur Bupati Afni saat menyambut rombongan di Ruang Rapat Raja Indra Pahlawan.

Salah satu poin utama yang disampaikan Bupati Afni adalah kondisi Istana Siak Sri Indrapura yang saat ini memerlukan perhatian serius dari pemerintah pusat, khususnya dalam hal revitalisasi dan pelestarian warisan sejarah dan budaya Melayu.
“Kondisi Istana Siak saat ini sangat memprihatinkan. Banyak bagian atap yang bocor dan struktur bangunan yang mulai rusak. Kami sangat berharap adanya perhatian dari Komisi VII DPR RI dan pemerintah pusat untuk segera melakukan pemugaran. Istana ini adalah ikon sejarah dan kebanggaan Provinsi Riau, serta aset penting dalam sektor pariwisata nasional,” ujar Afni.

Selain itu, Bupati Siak juga menyoroti pentingnya dukungan terhadap pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Siak. Menurutnya, pelatihan keterampilan serta dukungan akses permodalan bagi pelaku UMKM merupakan langkah penting untuk menggerakkan ekonomi lokal.
“Dengan adanya pelatihan yang menyasar peningkatan kualitas produk dan desain kemasan, kami optimistis UMKM Siak akan mampu bersaing di pasar regional maupun nasional. Hal ini tentu akan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat pelaku UMKM,” tegasnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Tim Reses Komisi VII DPR RI, Dr. H. Saleh Partaonan Daulay, menyampaikan apresiasi atas paparan dari Bupati Siak dan menegaskan bahwa pihaknya akan segera menindaklanjuti aspirasi yang disampaikan.
“Dalam kunjungan reses kali ini, kami turut membawa serta sejumlah mitra kerja dari berbagai kementerian terkait. Apa yang disampaikan Ibu Bupati, baik terkait revitalisasi Istana Siak maupun pengembangan UMKM, akan kami sampaikan secara resmi dan akan kami kawal agar mendapat perhatian khusus,” terang Saleh.

Ia menambahkan, sebagai wakil rakyat, Komisi VII DPR RI memiliki tanggung jawab untuk memperjuangkan dan mengawal seluruh aspirasi dari daerah, termasuk dari Pemerintah Kabupaten Siak dan masyarakatnya.
“Siak memiliki potensi luar biasa di sektor sejarah, pariwisata, dan budaya Melayu. Potensi ini harus dikelola secara profesional dan berkelanjutan oleh pemerintah daerah agar dapat menjadi lokomotif pembangunan dan sumber kesejahteraan rakyat,” ujar anggota DPR RI dari Dapil Sumatera itu.

Terkait proposal revitalisasi Istana Siak yang diserahkan langsung oleh Bupati Siak, Saleh memastikan pihaknya akan segera menindaklanjuti ke kementerian teknis yang membidangi.
“Kami sudah menerima dokumen resmi pengajuan revitalisasi Istana Siak. Ini akan menjadi salah satu prioritas yang kami dorong kepada pemerintah pusat, karena tidak banyak istana di Indonesia yang masih berdiri kokoh dan sarat nilai sejarah seperti Istana Siak ini,” pungkasnya.
























