Klarifikasi Hoaks Video Gibran Temui Demonstran 25 Agustus 2025
Cek fakta Kompas.com: Video Gibran temui demonstran yang viral disebut 25 Agustus 2025 ternyata rekaman lama di Solo, 6 Februari 2024.
JAGOK.CO - JAKARTA - Beredar sebuah unggahan video di media sosial yang diklaim memperlihatkan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menemui ratusan demonstran pada 25 Agustus 2025. Klaim ini muncul di tengah meningkatnya gelombang protes masyarakat terhadap kebijakan kenaikan tunjangan anggota DPR.
Namun, hasil penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com memastikan bahwa informasi tersebut tidak benar alias hoaks. Video itu bukanlah peristiwa yang terjadi pada Agustus 2025, melainkan rekaman lama ketika Gibran masih menjabat Wali Kota Solo pada 6 Februari 2024.
Klaim yang Beredar
Sejumlah akun Facebook menyebarkan potongan video dengan narasi bombastis, salah satunya menulis:
“W4kil pr3sd3n d4t4ngi r4tus4n M4ss4 d3mo !!! Gini B4ru w4kil pr3sid3n !!!”
Video tersebut kemudian dikaitkan dengan aksi demonstrasi di Jakarta pada 25 Agustus 2025. Bahkan ada yang menarasikan seolah-olah Gibran hadir langsung menemui massa di depan Gedung DPR RI.
Penelusuran Fakta
-
Pencarian Google Search
Tidak ditemukan satu pun berita kredibel yang memberitakan Gibran menemui demonstran pada 25 Agustus 2025. -
Analisis Google Lens
Melalui pelacakan visual, ditemukan bahwa video identik telah diunggah oleh kanal Berita Surakarta dan Kompas TV. Keterangan asli menyebut bahwa rekaman itu adalah momen Gibran bertemu mahasiswa Solo Raya yang melakukan aksi di depan Balai Kota Solo pada 6 Februari 2024. -
Konteks Kejadian 2024
Aksi mahasiswa tersebut menuntut Gibran menandatangani pakta integritas terkait janji kampanye Pilpres 2024. Menurut arsip pemberitaan Kompas.id, peristiwa itu bahkan menjadi pertama kalinya Gibran menghadapi pengunjuk rasa secara langsung sejak menjabat wali kota pada 2021.
Kesimpulan
Klaim bahwa Gibran Rakabuming Raka menemui demonstran pada 25 Agustus 2025 adalah informasi keliru. Faktanya, video yang beredar merupakan dokumentasi aksi mahasiswa di Solo, Jawa Tengah, 6 Februari 2024, bukan peristiwa di Jakarta pada 2025.
Dengan demikian, unggahan tersebut termasuk dalam kategori hoaks yang menyesatkan publik.
Pentingnya Literasi Digital
Kasus ini menegaskan pentingnya masyarakat untuk selalu memeriksa keaslian informasi sebelum mempercayai atau menyebarkannya. Kompas.com sebagai salah satu media yang telah tersertifikasi International Fact-Checking Network (IFCN) konsisten menjaga akurasi dan integritas informasi.
Apabila pembaca menemukan klaim serupa atau menduga sebuah berita viral adalah hoaks, silakan melaporkannya melalui kanal resmi Cek Fakta Kompas.com.
























