Iran Hujani Israel! Rudal Sejjil Bikin Tel Aviv Panik

Iran kembali serang Israel dengan rudal Sejjil jarak jauh. Sirene meraung di Tel Aviv, situasi memanas sejak serangan balasan atas fasilitas nuklir Iran.

Iran Hujani Israel! Rudal Sejjil Bikin Tel Aviv Panik
Rudal Iran.

JAGOK.CO – TIMUR TENGAH - Ketegangan kawasan Timur Tengah kembali memuncak setelah militer Israel mengonfirmasi bahwa Iran kembali meluncurkan serangan rudal langsung ke wilayah Israel pada Rabu malam waktu setempat. Suara sirene peringatan menggema di kawasan metropolitan Tel Aviv, menyusul laporan tembakan rudal terbaru yang berasal dari wilayah Iran, menandai eskalasi konflik yang makin tak terbendung antara dua kekuatan besar di kawasan tersebut.

Dalam pernyataan resmi militer Israel, sejumlah rudal balistik dilaporkan diluncurkan langsung dari wilayah teritorial Iran. Namun, sistem pertahanan udara Iron Dome dan David’s Sling milik Israel berhasil menggagalkan seluruh ancaman tersebut. Menurut laporan dari stasiun televisi Israel Channel 12, rudal-rudal tersebut berhasil diintersepsi di udara sebelum mencapai target vital.

"Antara lima hingga tujuh rudal berhasil diluncurkan dari Iran. Beberapa di antaranya mengalami kegagalan teknis dan jatuh di tengah perjalanan, sementara sisanya sukses dihancurkan di udara oleh sistem pertahanan kami," demikian laporan resmi yang disampaikan Channel 12, memperkuat klaim keberhasilan sistem pertahanan udara Israel dalam menghadapi serangan langsung dari Iran.

Lebih lanjut, radio militer Israel menegaskan bahwa serangan tersebut merupakan gelombang rudal pertama dalam kurun waktu 18 jam terakhir, menandakan bahwa ancaman dari Iran tidak bersifat sporadis melainkan terkoordinasi dan berkelanjutan.

Dari pihak Iran, Garda Revolusi Islam (IRGC) menyatakan bahwa mereka telah melancarkan gelombang ke-12 dari operasi militer strategis yang mereka namakan “Operation True Promise 3”. Dalam tahap serangan terbaru ini, Iran menggunakan rudal balistik Sejjil dua tahap yang dikenal memiliki daya jelajah sangat jauh dan daya ledak tinggi, sebagai simbol kekuatan dan determinasi menghadapi tekanan regional.

Sementara itu, di wilayah selatan Dataran Tinggi Golan, militer Israel juga mengklaim berhasil mencegat sebuah unit drone yang diduga dikirimkan oleh Iran. Insiden ini terjadi setelah sirene peringatan kembali berbunyi di pemukiman Ramat Magshimim, menandai upaya infiltrasi udara yang dinilai semakin intensif oleh otoritas pertahanan Israel.

Situasi kawasan terus menunjukkan peningkatan suhu konflik sejak Jumat pekan lalu, ketika Israel melancarkan serangan udara strategis ke sejumlah lokasi penting di Iran, termasuk fasilitas militer dan nuklir. Serangan tersebut kemudian memicu serangkaian balasan dari pihak Iran, termasuk tembakan rudal langsung ke wilayah kedaulatan Israel.

Menurut data resmi yang dirilis pemerintah Israel, serangan rudal Iran sejak Jumat lalu telah menewaskan sedikitnya 24 warga dan menyebabkan ratusan lainnya mengalami luka-luka, sebagian dalam kondisi kritis. Di sisi lain, media pemerintah Iran melaporkan bahwa serangan udara Israel ke berbagai wilayah Iran telah menyebabkan sedikitnya 585 korban jiwa dan lebih dari 1.300 orang mengalami luka, menciptakan tragedi kemanusiaan yang semakin memperdalam jurang konflik antara kedua negara.