Babinsa Sragen dan PPL Sinkronkan Data Lahan Sawah untuk Pengairan
Babinsa Sragen berkoordinasi dengan PPL Doyong pastikan data lahan sawah akurat demi kelancaran pengairan dan ketahanan pangan petani.
SRAGEN, JAGOK.CO – Dalam rangka memperkuat program ketahanan pangan nasional dan memastikan distribusi air pertanian berjalan optimal, Serma Juhari, Babinsa Desa Soko, bersama tiga anggota Koramil 16/Miri Kodim 0725/Sragen, melaksanakan kegiatan koordinasi strategis dengan Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) di Kantor Pertanian Desa Doyong, Kecamatan Miri, Rabu (15/10/2025).
Kunjungan ini bertujuan untuk memperoleh data akurat luas lahan sawah yang menjadi sasaran pengairan, sekaligus memastikan agar sistem irigasi berjalan efektif, tepat sasaran, dan berkeadilan bagi seluruh petani di wilayah binaan.
Menurut Serma Juhari, ketersediaan air menjadi faktor kunci keberhasilan pertanian, terutama di wilayah yang mengandalkan sistem irigasi tadah hujan. Oleh sebab itu, pendataan lahan dan sistem distribusi air harus dilakukan secara cermat dan berbasis data lapangan yang valid.
“Kami ingin memastikan agar sistem pengairan benar-benar tepat sasaran. Dengan data yang valid dari PPL, kita bisa bersama-sama mengantisipasi kekurangan air atau hambatan lain di lapangan,” ujar Juhari.
Dalam kesempatan tersebut, Babinsa juga melakukan dialog dan koordinasi teknis dengan pihak PPL mengenai kondisi irigasi terkini, kebutuhan air untuk musim tanam mendatang, serta langkah-langkah antisipasi menghadapi potensi kekeringan akibat perubahan iklim.
Serma Juhari menegaskan bahwa sinergi antara TNI AD, PPL, dan kelompok tani merupakan fondasi penting dalam menjaga stabilitas produksi pertanian di tingkat desa. Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan mampu memperkuat semangat gotong royong, mempercepat solusi di lapangan, serta menjamin keberlanjutan program ketahanan pangan.
“Kami berkomitmen mendampingi para petani agar tetap semangat, sekaligus membantu pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan di wilayah Sragen,” tambahnya.
Lebih lanjut, informasi dan data yang diperoleh dari hasil koordinasi ini akan dijadikan acuan bagi Babinsa dan aparat desa dalam melakukan pengawasan, pendampingan, dan evaluasi program pengairan, sehingga produksi hasil pertanian masyarakat dapat meningkat secara signifikan.
Melalui kegiatan ini, TNI bersama PPL dan masyarakat tani kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program swasembada pangan serta peningkatan kesejahteraan petani di Kabupaten Sragen. Dengan pengelolaan air yang efisien dan pendataan yang akurat, diharapkan produktivitas sawah di wilayah Miri dapat terus meningkat dan menjadi contoh sinergi positif antara aparat pertahanan dan masyarakat.























