Babinsa Kroyo Perkuat Silaturahmi dan Keamanan Warga Lewat Ngopi Bareng
Babinsa Kroyo Sragen Serka Sunardi pererat silaturahmi dengan warga melalui kegiatan komsos ngopi bersama di warung, bahas keamanan, lingkungan, dan aspirasi masyarakat.
SRAGEN, JAGOK.CO – Upaya mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan kedekatan emosional dengan masyarakat terus dilakukan aparat kewilayahan. Salah satunya ditunjukkan oleh Babinsa Kelurahan Kroyo, Koramil 02/Karangmalang, Kodim 0725/Sragen, Serka Sunardi, yang menggelar kegiatan komunikasi sosial (komsos) secara santai namun sarat makna melalui agenda “ngopi bareng” bersama warga.
Kegiatan tersebut berlangsung di warung kopi milik Ibu Sumiyati, yang berlokasi di Kampung Talangrejo, Kelurahan Kroyo, Kecamatan Karangmalang, Kabupaten Sragen, pada Rabu (08/04/2026). Meski sederhana, kegiatan ini menjadi ruang interaksi efektif antara aparat teritorial dengan masyarakat, dalam rangka memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat.
Dalam suasana santai, Serka Sunardi tampak duduk berbaur bersama warga, menikmati secangkir kopi sambil berdialog ringan. Obrolan yang terbangun mengalir hangat, membahas berbagai isu aktual di lingkungan setempat, mulai dari kondisi sosial masyarakat, keamanan dan ketertiban wilayah, hingga perkembangan kegiatan ekonomi dan keseharian warga.
Menurut Sunardi, warung kopi maupun warung makan seperti soto bukan sekadar tempat bersantai, melainkan juga menjadi titik strategis dalam membangun komunikasi yang humanis dan terbuka. Dengan pendekatan ini, Babinsa dapat lebih mudah menjalin keakraban, menggali informasi, serta memahami secara langsung dinamika yang berkembang di tengah masyarakat.
“Melalui komsos seperti ini, kami bisa lebih dekat dengan warga. Informasi yang kami peroleh juga lebih akurat karena disampaikan langsung dalam suasana yang santai dan tanpa sekat,” ujar Sunardi.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kegiatan komsos merupakan salah satu tugas pokok Babinsa dalam pembinaan teritorial. Selain memperkuat hubungan sosial, kegiatan ini juga menjadi sarana deteksi dini terhadap potensi permasalahan di wilayah binaan, sehingga dapat diantisipasi sejak awal.
Dalam kesempatan tersebut, Sunardi juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar senantiasa menjaga kerukunan antarwarga, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar, serta memperkuat budaya gotong royong. Ia juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan, termasuk isu-isu sosial yang dapat memicu konflik di tengah masyarakat.
“Kami berharap masyarakat tetap kompak, saling peduli, dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar. Keamanan wilayah adalah tanggung jawab bersama,” tambahnya.
Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat dengan pendekatan yang sederhana namun menyentuh ini mendapat respons positif dari warga. Mereka merasa lebih diperhatikan dan memiliki ruang terbuka untuk menyampaikan aspirasi maupun keluhan secara langsung kepada aparat.
Dengan kegiatan seperti ini, diharapkan sinergi antara TNI dan masyarakat semakin kuat, sehingga tercipta situasi wilayah yang aman, kondusif, dan harmonis. Pendekatan humanis melalui komunikasi sosial di warung kopi menjadi bukti nyata bahwa kedekatan emosional adalah kunci utama dalam menjaga stabilitas dan ketahanan wilayah.
Sumber: Agus Kemplu























