Hasil Lab Pengujian Udara dan Kebauan di PKS PHI Balam, Carlos: Keterangan PT GQA Seminggu Lagi Keluar
JAGOK.CO - ROKANHILIR - Hasil sampel laboratorium Pengujian Udara dan Kebauan di Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Permata Hijau Indonesia (PHI) Balam Km 23 dapat diketahui dalam waktu seminggu lagi.
"Jika tidak ada aral melintang satu Minggu lagi hasilnya lab keluar," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Rokan Hilir, Suwandi melalui Kabid Penataan dan Penaatan Lingkungan Hidup, Carlos Roshan saat dikomfirmasi Suluh Nusantara News, Senin (21/8/2023).
Dikatakan Carlos, kepastian keluarnya hasil lab itu berdasarkan keterangan yang diperoleh dari pihak PT Global Quality Analitical selaku pihak yang mengambil sampel Ambien dan Kebauan di PKS Permata Hijau Indonesia Balam Km 23 Kelurahan Balam Sempurna, Kota Kecamatan Balai Jaya, Kabupaten Rokan Hilir pada, Selasa (25/7/2023) yang dimulai dari pukul 11.00 WIB hingga pukul 23.00 WIB kemarin.
"Hasil lab itu prosesnya memakan 22 hari kerja sejak diambil sampel. saat ini tinggal lebih kurang satu Minggu lagi hasilnya keluar," terang Carlos lagi.
Sebelumnya, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Rokan Hilir melakukan pengambilan sampel Ambien dan Kebauan dengan Metode Basah.
Pengambilan contoh uji udara ambien ini terdiri dari 4 titik yang mewakili komponen kawasan industri PKS PHI pada kawasan Kolam Limbah, pada siang dan Malam, derta permukiman warga Kepenghuluan Bangko Sempurna dan Kelurahan Balam Sempurna Kota Km 23-24 pada waktu siang dan malam yang disaksikan oleh perwakilan warga, pihak perusahaan, serta pihak Kelurahan Balam Sempurna kota.
Parameter uji yang dilakukan dengan metode basah Basah pakai cairan ini pengujian NH₃ (Amonia) dan H₂S (Hidrogen Sulfat), O₃ (Ozon) SO₂ (Sulfur Dioksida), NO₂ (Nitrogen dioksida) CO (Carbon Monoksida).
Sebelumnya, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Rokan Hilir langsung memberikan respon. Dengan mengatakan kepadaSuluh Nusantara News. Kamis (20/7/2023) mengatakan berterima kasih atas pengaduan masyarakat itu dan Tim Gakkum segera turun melakukan pengecekan ke PKS di Balam yang berada di wilayah Kelurahan Balam Sempurna Kota, Kecamatan Balai Jaya.
“Jika tidak aral melintang besok Jumat (21/7/2023) tim Gakkum dari DLH Rohil akan ke PKS PHI. Kita akan cek limbah di sana,untuk melakukan verifikasi lapangan dan melakukan pengujian kebauan," pungkas Suwandi.
Sebelumnya, Sejumlah warga Balam Km 23 - 25 Kelurahan Balam Sempurna Kota Kecamatan Balai Jaya Kabupaten Rokan Hilir tiba-tiba mengeluhkan munculnya udara berbau menyengat mirip aroma limbah pada, Selasa (18/7/2023) dini hari.
"Saya tadi malam terbangun sekitar pukul 02.00 dini hari dan hendak ke kamar mandi dan membuka pintu agar udara segar masuk, tetapi justru tiba-tiba udara bau menyengat seperti limbah," kata Anas Warga Balam Sempurna kota kepada Suluh Nusantara News, Selasa (18/7/2023).
Dikatakan Anas awalnya dirinya mencurigai kendaraan milik tetangga mengeluarkan bocoran oli, tetapi setelah diperiksa tidak ada. Lalu ia keluar rumah memperhatikan lingkungan sekeliling juga tidak terdapat tanda-tanda adanya kendaraan yang membuang asap.
"Berarti udara di Balam yang berbau menyengat, entah dari mana datangnya, akhirnya saya harus pakai masker karena kalau lama-lama dihirup gak nyaman," kata Anas.
Hal yang sama juga di keluhkan Locet (54) warga Balam KM 23 ini mengaku kondisi udara dikawasan rumahnya yang berada di Balam Km 23 mengaku udaranya seperti bau septic tank (limbah).
"Di kawasan rumah saye km 23 balam ini juga bau seperti limbah septic tank," katanya.
Wartawan : Panca Sitepu.
Editor : Thab 411























