Disdik Pekanbaru Buka Peluang Kedua untuk Siswa Gagal SPMB

Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru sediakan solusi bagi siswa yang gagal SPMB SD dan SMP. Masih tersedia kuota di beberapa sekolah, termasuk dari daerah perbatasan.

Disdik Pekanbaru Buka Peluang Kedua untuk Siswa Gagal SPMB

JAGOK.CO – PEKANBARU – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru menyatakan komitmennya untuk tetap memberikan solusi bagi para pendaftar yang belum lulus dalam proses seleksi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2025/2026, khususnya di jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) negeri.

Saat ini, tahapan pelaksanaan SPMB untuk SD dan SMP di Kota Pekanbaru telah memasuki fase pendaftaran ulang. Tahap ini diperuntukkan bagi calon peserta didik yang dinyatakan lulus seleksi melalui sistem zonasi dan jalur lainnya yang telah diatur oleh pemerintah.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Abdul Jamal, menjelaskan bahwa pihaknya telah memetakan beberapa satuan pendidikan yang kemungkinan masih memiliki kuota kosong usai pendaftaran ulang. Hal ini menjadi peluang baru bagi pendaftar yang sebelumnya tidak lulus seleksi.

“Setelah proses pendaftaran ulang selesai, kami identifikasi ada sejumlah sekolah yang diprediksi masih memiliki kekurangan kuota, seperti di wilayah Panam, yakni SMP Negeri 21,” ujar Jamal kepada wartawan, Rabu (2/7/2025).

“Jadi apabila ada masyarakat yang merasa layak namun tidak lulus SPMB, kita akan arahkan ke sekolah-sekolah yang kuotanya masih belum terpenuhi. Ini sebagai bentuk keadilan akses pendidikan dan komitmen pemerintah dalam menjamin hak belajar anak,” tambahnya.

Jamal memaparkan bahwa total pendaftar SPMB tingkat SMP tahun ini mencapai 11.037 orang, sementara yang diterima sebanyak 9.540 orang. Dengan demikian, tingkat penerimaan berada pada angka 95 persen.

“Artinya, hanya sekitar 5 persen yang belum tertampung. Kami tetap akan mengupayakan solusi agar anak-anak ini tetap mendapatkan tempat belajar yang layak sesuai domisili dan kapasitas sekolah yang tersedia,” terangnya.

Untuk jenjang Sekolah Dasar, lanjut Jamal, jumlah pendaftar tercatat sebanyak 9.827 orang dan yang diterima mencapai 9.716 orang. Kuota yang tersedia di seluruh SD negeri se-Kota Pekanbaru tahun ini mencapai 13.400 bangku, sehingga masih tersedia ruang yang cukup untuk mengakomodir pendaftar tambahan.

“Ini artinya, SD masih memiliki sisa kuota yang signifikan. Bahkan ada anak-anak dari daerah perbatasan seperti Kampar yang kita terima, selama syarat usia dan kuota sekolah masih mencukupi. Hal tersebut dibolehkan sesuai regulasi yang ada,” jelasnya tegas.

Lebih lanjut, Jamal mengimbau kepada masyarakat, khususnya orang tua yang anaknya belum mendapatkan sekolah, untuk segera melapor ke Disdik apabila anak tersebut telah memenuhi syarat usia sekolah dasar atau menengah.

“Nanti akan kami lakukan pengecekan terhadap SD maupun SMP mana saja yang masih memiliki ketersediaan bangku. Proses penyaluran akan kami lakukan seefisien mungkin agar tidak ada anak usia sekolah yang terabaikan,” tutupnya penuh harap.