Kejurkot PBSI Pekanbaru 2025 Sukses, PBSI Komit Bina Atlet dari Usia Dini hingga Dewasa

Kejuaraan Kota (Kejurkot) PBSI Pekanbaru 2025 sukses digelar meriah di Gedung Angkasa Badminton Centre. Ketua PBSI Roni Pasla tegaskan komitmen pembinaan atlet tanpa biaya pendaftaran.

Kejurkot PBSI Pekanbaru 2025 Sukses, PBSI Komit Bina Atlet dari Usia Dini hingga Dewasa
Sorak Sorai Kemenangan KEJURKOT PBSI Pekanbaru 2025, Roni Pasla: Kami Komit Membina Atlet dari Usia Dini Hingga Dewasa

JAGOK.CO – PEKANBARU – Selasa, 06 Oktober 2025 — Sorak sorai kemenangan menggema lantang dari dalam Gedung Angkasa Badminton Centre, Jalan Angkasa, Pekanbaru. Suasana haru bercampur bahagia mewarnai berakhirnya laga final Kejuaraan Kota (Kejurkot) PBSI Pekanbaru 2025, Minggu (5/10/2025). Riuh tepuk tangan penonton dan teriakan dukungan mengguncang arena setiap kali atlet menuntaskan laga penentuan perebutan gelar juara.

Ajang bergengsi tahunan yang diselenggarakan oleh Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kota Pekanbaru itu sukses menjadi magnet semangat bagi para atlet muda hingga dewasa. Tak hanya unjuk keterampilan, para pemain juga menunjukkan dedikasi dan sportivitas tinggi sepanjang kompetisi. Momen pengalungan medali pun menjadi puncak emosional, menandai keberhasilan mereka yang telah berjuang keras di berbagai kategori — mulai dari Pra Usia Dini, Usia Dini, Anak, Pemula, Remaja, Taruna, hingga Dewasa.


PBSI Pekanbaru Buktikan Komitmen: Tiga Tahun Berturut Tanpa Biaya Pendaftaran

Dalam sambutannya, Ketua Pengurus Kota PBSI Pekanbaru, Roni Pasla, SE, menegaskan bahwa pelaksanaan Kejurkot bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi merupakan wujud nyata komitmen PBSI dalam membina dan melahirkan atlet bulutangkis berprestasi tanpa membebani peserta dengan biaya pendaftaran.

“Sudah tiga tahun berturut-turut Kejurkot PBSI Pekanbaru dilaksanakan tanpa biaya pendaftaran. Ini adalah bentuk komitmen kami memberikan ruang seluas-luasnya bagi pembinaan atlet dari pra usia dini hingga dewasa. PBSI Pekanbaru akan terus berbuat yang terbaik demi masa depan bulutangkis di daerah ini,” ujar Roni Pasla dalam sambutan penutupan.

Roni menambahkan, pembinaan berjenjang adalah kunci regenerasi atlet. “Mulai dari pra usia dini, usia dini, anak-anak, pemula, remaja, taruna hingga dewasa — semuanya menjadi fokus kami. Walaupun dalam Kejurprov nanti kategori dewasa belum dipertandingkan, namun semangat mereka tetap kami apresiasi,” tuturnya menegaskan komitmen pembinaan menyeluruh.


Atlet Muda Unjuk Gigi: PB Angkasa Prestasi Gemilang Dominasi Podium

Hasil akhir Kejurkot 2025 menunjukkan dominasi kuat PB Angkasa Prestasi Gemilang (APG) Riau, yang tampil impresif di berbagai kategori. Klub ini berhasil menempatkan banyak wakil di posisi puncak, diikuti oleh Bank Riau Kepri (BRK), Pratama Club, dan klub-klub potensial lainnya.

  • Tunggal Taruna Putra (TTA):
    1.Dani Prima Pardede (APG Riau)
    2.Sahri Asyam (APG Riau)
    3.M. Bilal Fauzan (Bank Riau Kepri)

  • Remaja Putri (TRI):
    1.Devany Natasha Putri (Pratama Club)

  • Pemula Putra (TPA):
    1.Muhamad Rezky Agulliansyah (Bank Riau Kepri)
    2.Fathir Buana (Bank Riau Kepri)

Selain itu, sektor Usia Dini dan Anak-Anak menampilkan banyak wajah baru yang menjanjikan masa depan cerah bagi dunia bulutangkis Pekanbaru.

  • Ganda Taruna Putra (GTA):
    1.M. Amirul Hadi / Rauf Pranedya Krisda (Angkasa Prestasi Gemilang)
    2.Alfayyad Muhammad / M. Dzaky Matalatta (BRK / Mahardika)
    3.Dani Prima Pardede / Kaleb Otnil (Angkasa / BRK)
    3.Dika Pratama / Sahri Asyam (Angkasa Prestasi)

Keberhasilan ini membuktikan bahwa pembinaan atlet lokal terus berkembang dan mulai menunjukkan hasil positif yang nyata.


Suara dari Tribun: Harapan Orang Tua Atlet untuk Kategori Dewasa

Meski ajang Kejurkot berlangsung sukses, beberapa orang tua atlet menyampaikan kekecewaan karena kategori Dewasa tidak dilibatkan dalam Kejurprov PBSI Riau 2025 yang dijadwalkan akan digelar di Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu).

“Anak kami sudah juara di tingkat kota, tapi tidak ada kelanjutan di Kejurprov nanti. Padahal kategori dewasa juga bagian penting dari pembinaan dan motivasi atlet,” ungkap salah satu orang tua atlet dengan nada kecewa.

Mengacu pada PO 009 Tahun 2025 tentang sistem kejuaraan, seharusnya di tahun ganjil, kategori Dewasa dan Taruna menjadi wakil daerah di tingkat provinsi. Karena itu, ketiadaan kategori Dewasa dalam Kejurprov menjadi catatan penting dan evaluasi bagi penyelenggara agar setiap jenjang mendapatkan ruang kompetitif yang adil dan berkesinambungan.


Apresiasi Sponsor: Dukungan Dunia Usaha Majukan Bulutangkis Pekanbaru

Pada acara penutupan, Ketua Umum PBSI Pekanbaru, Roni Pasla, SE, turut menyerahkan plakat penghargaan kepada sponsor utama HA Habibullah Azhuri, yang hadir langsung memberikan dukungan moral dan materiil bagi suksesnya Kejurkot 2025.

PBSI Pekanbaru juga memberikan apresiasi kepada sponsor dan mitra dunia usaha yang turut mendukung kegiatan pembinaan olahraga bulutangkis, antara lain:

  • Sucofindo

  • Surveyor Indonesia

  • Oil Spill Combat Team

  • Petroflexx

  • Petronesia Benimel

“Tanpa dukungan sponsor, kegiatan seperti ini tidak mungkin berjalan dengan baik. Kami mengucapkan terima kasih setinggi-tingginya atas kepedulian semua pihak terhadap kemajuan bulutangkis Pekanbaru,” tegas Roni.


Penutup: Dari Pekanbaru untuk Indonesia, Semangat Tak Pernah Padam

Kejurkot PBSI Pekanbaru 2025 bukan hanya kompetisi mencari juara, melainkan manifestasi semangat pembinaan olahraga daerah yang berkelanjutan. Dari arena sederhana, lahir semangat juang dan sportivitas yang membentuk karakter generasi penerus bangsa.

Dengan dukungan pemerintah, dunia usaha, serta semangat komunitas olahraga, Pekanbaru optimis menjadi salah satu lumbung atlet bulutangkis terbaik di Indonesia.
PBSI Pekanbaru pun berkomitmen melanjutkan misi besar: membina, mendidik, dan menyiapkan atlet bulutangkis berprestasi dari usia dini hingga dewasa demi kejayaan olahraga nasional.