Polda Riau Cegah Malaria di Sinaboi Lewat Layanan Kesehatan Gratis
Polda Riau melalui Ekspedisi Merah Putih Presisi menggelar pelayanan kesehatan gratis di Sinaboi, Rokan Hilir, untuk mencegah malaria melalui pemeriksaan kesehatan, pengobatan gratis, pembagian kelambu, dan larvasida bagi masyarakat pesisir.
ROKAN HILIR, JAGOK.CO – Ancaman penyebaran penyakit malaria yang kembali menghantui kawasan pesisir Kecamatan Sinaboi, Kabupaten Rokan Hilir, mendapat perhatian serius dari Polda Riau. Melalui program Ekspedisi Merah Putih Presisi, jajaran Kepolisian Daerah Riau turun langsung memberikan pelayanan kesehatan gratis sekaligus melakukan langkah-langkah preventif guna menekan penyebaran malaria di tengah masyarakat pesisir, Senin (3/8/2026).
Program kemanusiaan tersebut menjadi bukti nyata komitmen Polri dalam menghadirkan pelayanan yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, khususnya di daerah pesisir yang memiliki tantangan akses layanan kesehatan dan rentan terhadap penyakit berbasis lingkungan seperti malaria.
Kegiatan bakti kesehatan itu dihadiri langsung oleh Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Akmadi, S.I.K., Kabid Dokkes Polda Riau AKBP dr. Parluhutan Sitindaon, Kapolres Rokan Hilir AKBP Aldi Alfa Faroqi, S.H., S.I.K., M.H., unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Rokan Hilir, serta tokoh masyarakat dan ratusan warga pesisir yang antusias memanfaatkan berbagai layanan kesehatan yang disediakan secara cuma-cuma.
Melalui Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Bid Dokkes) Polda Riau, sedikitnya 90 penerima manfaat memperoleh pelayanan kesehatan komprehensif yang meliputi pemeriksaan kesehatan, konsultasi medis, pengobatan, hingga pembagian obat-obatan secara gratis. Seluruh layanan tersebut diberikan sebagai upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat sekaligus mendeteksi secara dini berbagai penyakit yang berpotensi mengganggu aktivitas warga.
Tidak hanya berfokus pada pelayanan kuratif, tim kesehatan Polda Riau juga mengedepankan langkah preventif dalam memutus mata rantai penyebaran malaria. Upaya tersebut diwujudkan melalui pembagian kelambu antinyamuk kepada masyarakat serta penyebaran serbuk larvasida di sejumlah titik yang dinilai berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk Anopheles, vektor utama penyebab penyakit malaria.
Langkah terpadu tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekaligus memperkuat upaya pencegahan penyakit menular di kawasan pesisir yang selama ini memiliki tingkat kerawanan cukup tinggi terhadap penyebaran malaria.
Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Akmadi, S.I.K., menegaskan bahwa kegiatan pelayanan kesehatan gratis merupakan implementasi nyata semangat Polri Presisi dalam menghadirkan pelayanan yang humanis, responsif, dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Menurutnya, Ekspedisi Merah Putih Presisi tidak hanya berorientasi pada pelestarian lingkungan dan penguatan sinergi sosial, tetapi juga menjadi sarana menghadirkan pelayanan kesehatan yang mudah dijangkau oleh masyarakat hingga ke wilayah pesisir.
"Ekspedisi Merah Putih Presisi merupakan bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat. Selain menjaga kelestarian lingkungan, kami juga ingin memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak melalui pemeriksaan kesehatan, pengobatan gratis, serta upaya pencegahan malaria. Kehadiran Polri harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," ujar Kombes Pol Akmadi.
Ia menambahkan, Polri akan terus mendorong berbagai program kemanusiaan yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat, terutama di wilayah yang memiliki keterbatasan akses terhadap pelayanan dasar, sehingga kehadiran institusi kepolisian tidak hanya dirasakan dalam aspek keamanan dan ketertiban, tetapi juga dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Sementara itu, Bupati Rokan Hilir Bustamam memberikan apresiasi atas kepedulian Polda Riau yang menghadirkan pelayanan kesehatan secara langsung kepada masyarakat pesisir. Menurutnya, program tersebut menjadi bentuk kolaborasi positif antara pemerintah daerah dan Kepolisian dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Polda Riau atas kepedulian dan pelayanan kesehatan yang diberikan kepada masyarakat Kabupaten Rokan Hilir. Program ini sangat bermanfaat dan diharapkan mampu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat pesisir," ungkap Bustamam.
Ia berharap sinergi seperti ini dapat terus berlanjut sebagai bagian dari upaya bersama dalam membangun masyarakat yang sehat, produktif, dan memiliki ketahanan terhadap berbagai ancaman penyakit menular, khususnya malaria yang masih menjadi tantangan kesehatan di sejumlah wilayah pesisir Kabupaten Rokan Hilir.
Melalui pelaksanaan bakti pelayanan kesehatan gratis dalam rangka Ekspedisi Merah Putih Presisi, Polda Riau kembali menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, memberikan pelayanan yang inklusif, humanis, dan berorientasi pada kebutuhan nyata warga. Program ini sekaligus menjadi wujud pengabdian Polri dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat hingga ke wilayah pesisir, terdepan, terluar, dan tertinggal.
Lebih dari sekadar pelayanan medis, kegiatan ini mencerminkan semangat kolaborasi antara Polri, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan masyarakat dalam membangun lingkungan yang sehat, memperkuat upaya pencegahan malaria, serta mewujudkan masyarakat pesisir Rokan Hilir yang lebih tangguh, sehat, dan sejahtera. Dengan pendekatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, Ekspedisi Merah Putih Presisi menjadi bukti bahwa kehadiran Polri tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat hingga ke pelosok negeri.



Veter Marlius Munandar 





















